Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia
Perkembangan
Teknologi Informasi di Indonesia diawali dari Universitas Indonesia.
Berdasarkan catatan dari Fakultas Ilmu Komputer UI, teknologi komputer mulai
diperkenalkan di Indonesia sekitar tahun 1970-1972. Univesitas Indonesia
merupakan salah satu universitas yang menjadi tempat pengenalan teknologi
komputer tersebut. Diadakannya Konferensi Komputer Nasional I tahun 1979
organisasi IPKIN (Ikatan Pemakai Komputer Indonesia) mengadakan Konferensi
Komputer Nasional I.
Pada
sekitar tahun 1984, jaringan teknologi Indonesia mulai terhubung dengan
internet melalui UI-net, yaitu jaringan internet internal kampus Universitas
Indonesia. Pada tahun 1986, UI-net bisa terhubung dengan kampus-kampus lain
seperti UGM, ITB, ITS, UNJHAS serta Dirjen Dikti Depdikbud. UNINET dibuat dari bantuan
luar negeri dengan mempergunakan infrastruktur jaringan telepon kabel milik
SKDP PT. Indosat dan SKDP satelit Packsatnet. Untuk menghubungkan seluruh
perguruan tinggi di Indonesia, maka dibuatlah empat buah server yang
selanjutnya ditempatkan di InstituteTeknologi Bandung, Universitas Gajah Mada,
Universitas Indonesia serta Institut Teknologi Surabaya.
Akhirnya pada tahun 1993,
jaringan komputer Indonesia terhubung dan tergabung secara resmi dengan
jaringan internet dunia dan mulai saat itu pula domain Indonesia yaitu id mulai
diakui di internet. Badan inhternet dunia (IANA) memberikan domain secara resmi
pada jaringan komputer yang terdapat di Indonesia dengan penggunaan protokol
TCP/IP pertama.
Pada tahun 1999, lahirlah
beberapa puluh perusahaan dotcom. Dengan bermunculan berbagai media segmen
pendidikan teknologi informasi seperti Promosi, pameran, seminar serta
konferensi mengenai teknologi informasi juga bermunculan secara beruntun. Dengan
hal tersebut jumlah Internet Service Provider (ISP) kini juga semakin meningkat
dari 20 an menjadi 160 an.
Perkembangan Tekonologi Informasi
di Indonesia Pada tahun 2013 semakin menunjukkan adanya peningkatan dengan
adanya kecepatan internet broadband 3,29 Mbps, dan selanjutnya pada tahun 2014
meningkat menjadi 4,79 Mbps.
Penggunaan Teknologi Informasi
Perkembangan Teknologi
informasi kini sudah masuk dan merambah ke seluruh peri kehidupan manusia.
Teknologi membuat segalanya menjadi lebih mudah, termasuk di dalamnya adalah
pekerjaan yang menjadi lebih efektif dan efisien. Manfaat tersebut mendorong
adanya konsep e-activity di Indonesia yang telah dimulai sejak tahun 1994, antara
lain e-government, e-commerce, e-banking, e-transaction.
Pemerintah Jokowi kini sudah menerapkan berbagai
aplikasi yang dapat mendukung perkembangan Teknologi Informasi seperti
e-budgeting, e-purchasing, e-procurement, e-catalog, e-audit, IMB online, serta
pajak online. Hadir pula e-KTP dan BPJS secara online dan masih banyak lagi
aplikasi lain yang berbasis teknologi informasi. Dengan munculnya
berbagai perkembangan sistem teknologi mobile pada akhirnya lahirlah konsep
m-business, m-banking, m-transaction, m-commerce.
Sementara itu beberapa konsep pemerintah
dalam penggunaan Teknologi Informasi adalah:
·
APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh
Indonesia)
·
E-Government
·
WARINTEK (Warung Informasi Teknologi)
·
SISFONAS (Sistem Informasi Nasional)
Demikian penjelasan mengenai perkembangan Ilmu
teknologi di Indonesia. Semoga bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar